JAMBI – Maraknya aktivitas kelompok berandalan bermotor atau geng motor menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Pemerintah bahkan menyiapkan pemberlakuan jam malam sebagai salah satu langkah untuk mencegah aktivitas anak-anak dan remaja pada waktu yang dinilai rawan.
Persoalan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Senin (24/8/2026).
Rakor turut dihadiri Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang, Kepala Kejaksaan Negeri Jambi Dr. Kamin, Dandim 0415/Jambi Letkol Inf. Putra Negara, serta unsur perangkat daerah dan lembaga terkait.
Maulana mengatakan, Pemkot Jambi bersama aparat penegak hukum akan memperkuat langkah pencegahan, pengawasan hingga penindakan terhadap aktivitas berandalan bermotor yang meresahkan masyarakat.
Salah satu langkah yang akan ditempuh yakni pemberlakuan jam malam.
“Dengan maraknya aktivitas berandalan bermotor, kita akan memberlakukan jam malam. Kita juga mengharapkan peran aktif orang tua dalam mengawasi anak-anak,” ujar Maulana.
Kebijakan tersebut dinilai perlu dilakukan sebagai upaya pencegahan, terutama untuk membatasi aktivitas anak-anak dan remaja pada malam hari yang berpotensi mengarah pada aksi kriminal maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. (*)

















Discussion about this post