Sitimang.id – DPRD Kota Jambi menilai penanganan berandalan bermotor tidak cukup hanya melalui penindakan hukum. Upaya pembinaan terhadap remaja serta pengawasan dari keluarga dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah munculnya kembali kelompok geng motor.
Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kota Jambi, Roro Nully Kurniasih Kawuri, usai mengikuti deklarasi bersama penolakan aktivitas berandalan bermotor yang digelar di Polresta Jambi, Rabu (29/7/2026).
Menurut Roro, pengawasan orang tua menjadi benteng pertama agar anak-anak tidak terpengaruh pergaulan yang mengarah pada tindakan kriminal. Di sisi lain, sekolah juga memiliki peran besar dalam membentuk karakter serta menanamkan disiplin kepada para pelajar.
Ia mengatakan masyarakat juga perlu menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman sehingga remaja memiliki ruang untuk berkembang melalui kegiatan-kegiatan yang positif.
Roro mengingatkan bahwa persoalan geng motor sebenarnya pernah menjadi perhatian beberapa tahun lalu. Upaya serupa pernah dilakukan beberapa tahun lalu, namun seiring berjalannya waktu muncul kembali kelompok-kelompok baru sehingga diperlukan langkah bersama yang lebih berkelanjutan. Kini mulai muncul kelompok-kelompok baru sehingga diperlukan komitmen bersama seluruh pihak untuk kembali memperkuat langkah pencegahan.
“Persoalan geng motor bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum. Pengawasan harus dimulai dari rumah. Orang tua perlu mengetahui pergaulan anak-anaknya, sementara sekolah terus memperkuat pendidikan karakter dan kedisiplinan”, ujarnya pada awak media.
Menurutnya, pemerintah bersama organisasi perangkat daerah terkait perlu memperbanyak program pembinaan bagi generasi muda, seperti kegiatan olahraga, pelatihan keterampilan, maupun aktivitas kepemudaan lainnya.
“Kalau anak-anak disibukkan dengan kegiatan yang positif, mereka tidak akan mudah terpengaruh untuk ikut geng motor yang justru merugikan diri sendiri dan meresahkan masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap deklarasi yang telah disepakati tidak berhenti sebagai komitmen di atas kertas, tetapi benar-benar diwujudkan melalui program pembinaan yang berkelanjutan agar Kota Jambi tetap aman dan kondusif. (Gun)

















Discussion about this post