ADVERTISEMENT
Monday | October 5, 2026
  • ADVERTORIAL
  • SELOKO
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • KERINCI
    • KOTA JAMBI
    • MERANGIN
    • MUARO JAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAI PENUH
    • TANJABBAR
    • TANJABTIM
    • TEBO
  • METROPOLIS
  • INTERNASIONAL
  • HIBURAN
  • OPINI
  • RAGAM
  • RELIGI
Mengabarkan & Terpercaya
Advertisement
  • ADVERTORIAL
  • SELOKO
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • KERINCI
    • KOTA JAMBI
    • MERANGIN
    • MUARO JAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAI PENUH
    • TANJABBAR
    • TANJABTIM
    • TEBO
  • METROPOLIS
  • INTERNASIONAL
  • HIBURAN
  • OPINI
  • RAGAM
  • RELIGI
No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • SELOKO
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • KERINCI
    • KOTA JAMBI
    • MERANGIN
    • MUARO JAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAI PENUH
    • TANJABBAR
    • TANJABTIM
    • TEBO
  • METROPOLIS
  • INTERNASIONAL
  • HIBURAN
  • OPINI
  • RAGAM
  • RELIGI
No Result
View All Result
Mengabarkan & Terpercaya
No Result
View All Result

Indonesia Diambang Resesi, Daya Beli Masyarakat Menurun

by PISTOL
01/09/2020
in METROPOLIS, RAGAM
Reading Time: 2 mins read
0
1
VIEWS
ShareTweetSend

Jakarta, Sitimang.com – Para pengamat banyak mengingatkan bahwa Indonesia sudah diambang resesi pada September atau kuartal ketiga 2020.

Jika resesi menghantam Indonesia maka daya beli masyarakat akan menurun drastis. Dilansir dari cnn.com, ekonom Center of Reform on Economics (CORE), Yusuf Rendy Manilet, menyebutkan, dampak resesi ekonomi paling terasa oleh masyarakat adalah pelemahan daya beli. Bahkan, kondisi tersebut sudah mulai tampak saat ini ketika pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi pada kuartal II 2020 hingga minus 5,32 persen.

“Kalau bicara dampak yang paling terasa dan bahkan sudah dirasakan masyarakat adalah menurunnya daya beli,” ujarnya seperti yang dillansir dari cnnindonesia.

Penurunan daya beli ini, lanjutnya, tampak dari sejumlah indikator salah satunya Indeks Penjualan Riil (IPR) yang berada dalam tren negatif. Tercatat IPR minus 17,1 persen pada Juni, meskipun membaik dari minus 20,6 persen pada Mei.

Menurutnya, pelemahan daya beli memiliki efek domino kepada sektor lainnya, yakni industri manufaktur. Karena permintaan turun, lanjutnya, maka sejumlah pelaku usaha memilih untuk mengerem produksi.

Dampak resesi ekonomi lainnya, yakni peningkatan jumlah penduduk miskin. CORE sendiri memprediksi jumlah penduduk miskin menjadi 30 juta hingga 37 juta tahun ini. Per Maret lalu, jumlah penduduk miskin naik 1,63 juta menjadi 26,42 juta orang dibandingkan periode September 2019.

Namun, ia menyatakan masyarakat sebaiknya tidak bersikap panik. Pasalnya, jika masyarakat panik kemudian melakukan pembelian barang dalam jumlah banyak (panic buying) maupun menarik uang dalam jumlah besar, justru akan memperburuk situasi. Menurutnya, hal yang perlu dilakukan masyarakat adalah tetap tenang sembari menyiapkan langkah mitigasi resesi ekonomi.

Senada, Ekonom Indef Eko Listiyanto mengatakan dampak nyata resesi ekonomi adalah penurunan daya beli masyarakat.

“Dampak merosotnya daya beli karena pendapatan masyarakat hilang atau terpangkas kemudian akhirnya masyarakat tidak bisa konsumsi normal seperti waktu tidak ada resesi,” imbuhnya.

Selanjutnya, penurunan daya beli akan berpengaruh pada kenaikan jumlah pengangguran dan kemiskinan. Bahkan, ia menyatakan sebetulnya dua indikator tersebut sudah dialami Indonesia saat ini.

“Tahap berikutnya kalau resesi berkepanjangan dan tidak bisa diatasi dalam setahun, misalnya 2021 masih tumbuh negatif itu namanya depresi ekonomi,” katanya.

sumber: cnnindonesia

Tags: Ekonomikrisis ekonomiPertumbuhan Ekonomiresesiresesi ekonomi

Related Posts

Antisipasi Krisis Air, Kemas Faried Minta Perusahaan Kerahkan Tangki Air

28/08/2026

DPRD Kota Jambi Soroti Rencana Suntik Rp10 Miliar Pemkot Jambi ke Bank Jambi

27/08/2026

Peduli Kesehatan Warga, DPRD Kota Jambi Turun Bagikan 2.000 Masker

26/08/2026

Kabut Asap Kian Tebal, Keselamatan Anak Jadi Alasan DPRD Kota Jambi Bahas Libur Sekolah

24/08/2026

Waka DPRD Kota Jambi dan Komunitas Senam yang Menyatukan Warga Paal Lima

17/08/2026

DPRD Kota Jambi Mulai Kunci Arah APBD 2027, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas

14/08/2026
Next Post

Kasus Auditorium, Petinggi UIN Jambi & 3 Tersangka Lainnya Dituntut 7-8 Tahun

Kuy, Jangan Lewatkan Promo Savetember dari Odua Weston Jambi

Sambut September, Swiss Belhotel Sajikan Tilong Burger, Sate Kambing hingga Es Kuwut

Listrik Gratis PLN Diperpanjang Hingga Desember, Dapatkan Voucher dan Diskonnya

Wacana Bendungan Merangin Senilai Rp 4,1 T belum Ada Koordinasi ke DPRD Jambi

Discussion about this post

Media Partner

Ads

<script async src=”https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-6217284812823113″
crossorigin=”anonymous”></script>

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2020 Sitimang - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • SELOKO
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • KERINCI
    • KOTA JAMBI
    • MERANGIN
    • MUARO JAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAI PENUH
    • TANJABBAR
    • TANJABTIM
    • TEBO
  • METROPOLIS
  • INTERNASIONAL
  • HIBURAN
  • OPINI
  • RAGAM
  • RELIGI

© 2020 Sitimang - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.